BANDUNG | InfoNesia.me // Prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pejuang Wanita Indonesia (PPWI) Kabupaten Garut periode 2026–2031 digelar di Rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung, Minggu (13/9/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Indonesia agar semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan. Kepengurusan DPD PPWI Kabupaten Garut periode 2026–2031 diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang inklusif, berintegritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Umum PPWI, Dr. R.A. Ike DS., S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya membangun kepemimpinan perempuan yang memiliki integritas, semangat perjuangan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Menurutnya, organisasi perempuan tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas, tetapi juga harus mampu mendorong perempuan agar semakin aktif mengambil peran dalam berbagai bidang pembangunan.
Kepengurusan DPD PPWI Kabupaten Garut kemudian dikukuhkan oleh Dr. Hj. Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom. Pengukuhan ini menjadi awal bagi jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi selama periode 2026–2031.
Ketua DPD PPWI Kabupaten Garut prof.Dr.Hj.Ipa Hafsiah Yakin,S.E.,Dra.,M.Si.,MM..,Ph.D. mengatakan, dirinya bersyukur atas telah dilantiknya kepengurusan PPWI Kabupaten Garut. Ia berharap seluruh pengurus dapat bergerak bersama dan mengoptimalkan peran perempuan dalam berbagai bidang.
“Alhamdulillah, PPWI Kabupaten Garut sudah dilantik dan dikukuhkan. Mudah-mudahan ke depannya kami bersama-sama dengan para pengurus PPWI Garut bisa bersuara dan bergerak secara optimal. Perempuan oleh perempuan, dari perempuan, untuk perempuan,” ujarnya.
Menegaskan kepengurusan yang dilantik berjumlah 21 orang, dengan semangat membangun regenerasi dan menyatukan kekuatan lintas generasi.
“Yang dilantik dari PPWI Garut berjumlah 21 orang. Kami ingin membangun regenerasi, antara kaum kolonial dan kaum milenial, untuk bergerak bersama-sama memajukan Garut,” katanya.
Menurutnya, DPD PPWI Kabupaten Garut tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan seluruh pengurus serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar program organisasi dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
“PPWI Kabupaten Garut tidak bisa berdiri sendiri. Kita harus bergerak bersama-sama dan bekerja untuk PPWI Kabupaten Garut. Tentunya kami akan berkontribusi banyak dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, kebudayaan, pariwisata hingga hukum,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, DPD PPWI Kabupaten Garut diharapkan mampu menjadi wadah yang memperkuat solidaritas perempuan, meningkatkan kapasitas organisasi, serta melahirkan gagasan dan program yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan dan kemajuan daerah.
Pengukuhan tersebut mengusung semangat “Mengukuhkan Kepemimpinan Inklusif dan Integritas Wanita Indonesia dalam Pembangunan Nasional.” Semangat tersebut diharapkan menjadi landasan bagi seluruh jajaran PPWI Kabupaten Garut untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, serta bangsa dan negara.
Jurnalis. : Andri
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan