BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Menjelang tahapan Pemilu 2029, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan Roadshow dan Pendidikan Politik kepada partai-partai politik peserta pemilu.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, di Kantor DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bandung Barat, Kecamatan Cikalong.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi partai politik untuk mendapatkan pemahaman terkait tahapan dan persiapan menuju Pemilu 2029.

Salah satunya adalah DPD PSI Kabupaten Bandung Barat yang menyambut positif agenda sosialisasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan organisasi dan konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.

Ketua DPD PSI Kabupaten Bandung Barat, Sundaya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan roadshow yang dilakukan KPU kepada seluruh partai politik peserta Pemilu 2029.

member

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan gambaran yang jelas mengenai tahapan-tahapan yang harus dipersiapkan sejak dini oleh partai politik.

“Sebagai penyelenggara pemilu, KPU telah memberikan arahan terkait persiapan tahapan Pemilu 2029 yang memang sudah mulai dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan pemilu. Ini menjadi bekal penting bagi seluruh partai politik untuk mempersiapkan diri secara matang,” ujarnya.

Sundaya menjelaskan bahwa PSI saat ini memiliki dua agenda utama. Pertama, memastikan partai dapat lolos dan memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Pemilu 2029.

Kedua, mempersiapkan kekuatan organisasi dan kaderisasi agar mampu meraih kursi legislatif di Kabupaten Bandung Barat.

Ia mengungkapkan bahwa instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI telah dijalankan secara serius oleh jajaran pengurus daerah. Saat ini, struktur kepengurusan tingkat kecamatan (DPC) di Kabupaten Bandung Barat telah terbentuk 100 persen.

Sementara itu, kepengurusan tingkat desa telah mencapai 125 desa dan ditargetkan rampung 100 persen di seluruh 165 desa dalam waktu dekat.

Ini merupakan keputusan partai yang harus dituntaskan. Setiap kabupaten dan kota diwajibkan memiliki struktur organisasi yang lengkap hingga tingkat ranting atau desa. Alhamdulillah, Bandung Barat tinggal menyelesaikan beberapa desa lagi dan Insyaallah dalam waktu dekat sudah mencapai 100 persen,” jelasnya.

Menurut Sundaya, penguatan struktur organisasi menjadi fondasi utama dalam menghadapi kontestasi politik. Karena itu, seluruh pengurus DPC diberikan tanggung jawab untuk melakukan pembentukan dan penguatan kepengurusan hingga tingkat bawah agar mesin partai dapat bekerja secara efektif.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PSI Bandung Barat tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi partai, tetapi juga memiliki target politik yang lebih besar pada Pemilu 2029.

Jika pada Pemilu 2024 PSI belum berhasil memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Bandung Barat, maka pada Pemilu 2029 partai berlambang mawar merah tersebut optimistis mampu menghadirkan wakil rakyat di parlemen daerah.

Target kami bukan hanya memperoleh kursi DPRD, tetapi juga berupaya masuk ke unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bandung Barat. Kami optimistis karena saat ini semakin banyak tokoh masyarakat dan tokoh politik di berbagai daerah pemilihan yang bergabung dan memberikan dukungan kepada PSI,” katanya.

Optimisme tersebut, lanjut Sundaya, didukung oleh semakin kuatnya konsolidasi internal partai serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PSI sebagai wadah politik yang terbuka bagi generasi muda dan tokoh-tokoh potensial daerah.

Dalam menyusun strategi kemenangan, PSI menitikberatkan pada penguatan jaringan hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Setelah pembentukan kepengurusan desa selesai, para pengurus akan ditugaskan membentuk koordinator wilayah hingga tingkat RW dan TPS sebagai ujung tombak perjuangan partai di lapangan.

Suara rakyat ada di TPS. Karena itu, penguatan struktur sampai tingkat bawah menjadi sangat penting. Kami ingin memastikan seluruh mesin partai bergerak dan bekerja secara maksimal,” tegasnya.

Selain fokus pada penguatan organisasi, PSI juga memberikan perhatian besar terhadap keterlibatan perempuan dalam politik. Sundaya menegaskan bahwa keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam kepengurusan partai maupun pencalonan legislatif merupakan amanat yang wajib dipenuhi.

Menurutnya, PSI berkomitmen memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam politik dan pembangunan daerah.

Keterwakilan perempuan bukan hanya sekadar memenuhi aturan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan politik yang lebih inklusif dan representatif.

Ketentuan 30 persen keterwakilan perempuan adalah amanat organisasi yang harus dijalankan secara mutlak. Kami sudah mempersiapkan hal tersebut sejak awal, baik dalam struktur kepengurusan maupun dalam proses pencalonan legislatif nanti,” ungkapnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan sejak sekarang, PSI Kabupaten Bandung Barat menunjukkan keseriusannya menghadapi Pemilu 2029. Penguatan struktur hingga tingkat desa, konsolidasi kader, peningkatan partisipasi perempuan, serta target meraih kursi DPRD menjadi langkah nyata yang tengah dibangun untuk mewujudkan kehadiran PSI yang lebih kuat di kancah politik Bandung Barat.

Kami optimistis, dengan kerja keras, konsolidasi yang solid, dan dukungan masyarakat, PSI Kabupaten Bandung Barat akan mampu menghadirkan keterwakilan terbaiknya di DPRD pada Pemilu 2029,” pungkas Sundaya.

Baca Juga :

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me