BANDUNG | InfoNesia.me // Universitas Al-Ghifari (Unfari) merayakan puncak Dies Natalis ke-24 yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema “Berinovasi Membangun Negeri”, peringatan tahun ini menjadi momentum bagi Unfari untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi, mengembangkan program studi, sekaligus meningkatkan sinergi seluruh lembaga di bawah naungan Yayasan Al-Ghifari.
Rektor Universitas Al-Ghifari, Prof. Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP., M.Si., mengatakan perjalanan 24 tahun Al-Ghifari telah diwarnai berbagai perkembangan dan transformasi akademik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika dalam membangun perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, selama 24 tahun Universitas Al-Ghifari terus mengalami perkembangan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan memperluas kontribusi Al-Ghifari bagi masyarakat,” ujar Prof. Didin.
Ia menjelaskan, Al-Ghifari saat ini telah memperoleh izin operasional untuk Program Magister Manajemen dan Pendidikan Profesi Apoteker (PSPA). Sementara itu, proses penyusunan dan pengurusan perizinan untuk Program Magister Administrasi Publik serta Magister Teknik Informatika juga terus dilakukan.
Dari sisi peningkatan Al- Ghifari saat ini berada di peringkat 359 secara nasional. Selain itu, jumlah mahasiswa terus mengalami pertumbuhan dengan student body mencapai sekitar 3.800 mahasiswa. Untuk penerimaan mahasiswa baru tahun ini, Unfari menargetkan sekitar 700 hingga 750 mahasiswa.
Lebih jauh, Al-Ghifari telah menyiapkan visi pengembangan jangka panjang hingga 2035, salah satunya melalui rencana pendirian Fakultas Kedokteran yang akan diintegrasikan dengan pembangunan rumah sakit kampus.
Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi Unfari untuk memperkuat daya saing perguruan tinggi, khususnya menghadapi perkembangan pendidikan tinggi di kawasan Bandung Timur dan sepanjang koridor Soekarno-Hatta.
“Tantangan ke depan tentu semakin berat dengan maraknya perguruan tinggi di koridor Soekarno-Hatta. Namun, kami berkomitmen menjadikan Unfari sebagai kampus yang nyaman, aman, serta siap bersaing tidak hanya di tingkat regional Jawa Barat, tetapi juga nasional hingga internasional,” ungkap Prof. Didin.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-24 Universitas Al-Ghifari, Reza Fauzi Buhori, S.E., M.M. (Kang Reza), mengatakan rangkaian peringatan Dies Natalis berlangsung selama dua hari, yakni 14–15 Agustus 2026.
Pada Jumat, 14 Agustus, kegiatan diawali dengan istigasah dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 24 tahun Universitas Al-Ghifari.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan khas perayaan Agustusan yang melibatkan staf, dosen, dan karyawan. Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain balap kerupuk, sambung lagu, tebak kata, tarik tambang, hingga tari balon.
Puncak perayaan digelar pada Sabtu, 15 Agustus, melalui gerak jalan santai dan senam bersama yang diikuti keluarga besar Yayasan Al-Ghifari.
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh unit pendidikan dan kelembagaan di bawah Yayasan Al-Ghifari, mulai dari TK/RA, SD, SMP, SMA, SMK, unit koperasi, hingga mahasiswa dan dosen Universitas Al-Ghifari.
Menurut Kang Reza, rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni ulang tahun, tetapi menjadi sarana memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar Al-Ghifari.
“Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempererat kebersamaan dan menjaga solidaritas keluarga besar Yayasan Al-Ghifari dengan semangat ‘Al-Ghifari Satu’,” pungkasnya.
Jurnalis. : Andri
Editor. : InfoNesia.Me

Tinggalkan Balasan