BANDUNG BARAT | InfoNesia.me //  Dinamika pemilihan Ketua Umum organisasi Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) periode 2026–2031 menjadi perhatian berbagai kalangan.

Pasalnya, hingga batas akhir penjaringan calon yang ditutup pada Kamis (21/5/2026) pukul 20.00 WIB, belum ada satu pun kandidat yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kontestasi pemilihan ketua umum.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan sekaligus tanda tanya besar mengenai regenerasi kepemimpinan di tubuh P4KBB. Padahal, panitia penjaringan mengaku telah melakukan berbagai upaya sosialisasi dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh anggota yang memenuhi syarat untuk ikut mencalonkan diri.

Ketua Panitia Penjaringan, Eber Simbolon, menjelaskan bahwa informasi pembukaan pendaftaran telah disebarluaskan secara intensif selama tiga hari terakhir melalui berbagai saluran komunikasi. Mulai dari grup WhatsApp internal organisasi, media sosial, hingga pemberitaan di media online.

Namun demikian, hingga waktu penutupan yang telah ditentukan, tidak ada satu pun nama yang masuk sebagai calon ketua umum.

“Kami sudah menyampaikan informasi penjaringan kepada seluruh anggota melalui berbagai media yang tersedia. Namun sampai batas waktu pendaftaran berakhir, belum ada yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum P4KBB,” ujar Eber Simbolon saat dikonfirmasi, Kamis malam.

member

Yacob Anwar Lewi Siap Kembali Mengemban Amanah

Menanggapi belum adanya kandidat yang muncul dalam proses penjaringan tersebut, Ketua Umum Demisioner P4KBB, Yacob Anwar Lewi, menyatakan kesiapannya apabila kembali dipercaya memimpin organisasi yang selama ini menjadi wadah perjuangan dan kepedulian terhadap pembangunan di Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Yacob, keberlangsungan organisasi harus tetap terjaga demi memastikan semangat perjuangan dalam mengawal pembangunan daerah tidak terhenti.

“Kalaupun memang tidak ada yang mendaftarkan diri untuk posisi ketua baru, mau tidak mau saya sebagai pejuang untuk pembangunan Kabupaten Bandung Barat harus siap sedia apabila masih dibutuhkan,” tegas Yacob Anwar Lewi.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Yacob siap kembali mengemban amanah memimpin P4KBB untuk periode berikutnya apabila tidak muncul kandidat lain yang bersedia maju.

Arah Organisasi Jadi Sorotan

Vakumnya pendaftaran calon ketua baru memunculkan berbagai pandangan terkait masa depan organisasi. Sejumlah anggota berharap P4KBB tetap mampu menjaga eksistensinya sebagai mitra kritis sekaligus wadah perjuangan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bandung Barat.

Dengan tidak adanya pesaing dalam proses penjaringan, peluang terpilihnya kembali Yacob Anwar Lewi semakin terbuka lebar. Kondisi tersebut berpotensi mengarah pada mekanisme aklamasi dalam penetapan kepengurusan baru.

Panitia sendiri saat ini tengah mempersiapkan agenda pelantikan ketua dan jajaran pengurus P4KBB periode 2026–2031 yang direncanakan berlangsung pada 6–7 Juni 2026 di White House Villa, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah akhir organisasi tersebut: apakah akan muncul sosok baru di menit-menit terakhir, atau justru Yacob Anwar Lewi kembali melanjutkan kepemimpinannya tanpa perlawanan dalam mengawal pembangunan Kabupaten Bandung Barat lima tahun ke depan.

 

Jurnalis.   : An/Red

Editor.      : Infonesia.me