Bandung Barat | InfoNesia.me // Kawasan geowisata Karst Citatah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali mencuri perhatian dunia. Destinasi alam ikonik yang dikenal dengan keindahan batuan kapur eksotis ini resmi menjadi salah satu lokasi syuting proyek film internasional Netflix berjudul “Taego”, yang dibintangi bintang global Lisa BLACKPINK dan aktor kawakan Korea Selatan Ma Dong-seok.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB menyambut positif kepercayaan tersebut.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparbud KBB, Fenny (Veni) Puspadewi, menyatakan bahwa kegiatan syuting film berskala internasional ini memberikan dampak strategis bagi promosi pariwisata daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat menyambut baik Karst Citatah menjadi lokasi syuting film internasional. Film merupakan media promosi yang sangat efektif dan memiliki multiplier effect luar biasa bagi pariwisata,” ujar Fenny, mewakili Kepala Disparbud KBB Asep Dendi.

Menurutnya, proses pemilihan lokasi dilakukan secara matang. Tim produksi telah melakukan survei sejak November 2025, dilanjutkan kunjungan resmi dan pengajuan perizinan pada Desember 2025.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Pemkab Bandung Barat secara resmi mengeluarkan surat rekomendasi izin syuting pada 2 Januari 2026.

member

Proses pengambilan gambar di kawasan Karst Citatah berlangsung pada 18–22 Januari 2026, sementara pembangunan properti dan set syuting telah dimulai sejak awal Januari.

“Lokasi syuting tidak hanya di Bandung Barat, tetapi juga di Jakarta dan beberapa daerah lain. Namun, Karst Citatah dipilih karena memiliki karakter visual yang sangat kuat dan sesuai dengan kebutuhan genre film,” jelasnya.

Selama proses syuting, dilakukan penutupan sementara di beberapa area destinasi, termasuk kawasan sekitar Stone Garden. Penutupan tersebut dilakukan atas koordinasi dengan kepolisian dan pengelola destinasi, serta disertai kompensasi bagi pengelola, pelaku usaha, dan warung warga sekitar sesuai potensi pendapatan harian.

Dari sisi dampak ekonomi, kehadiran produksi film ini ikut menggerakkan sektor akomodasi, homestay, hingga pelaku UMKM di wilayah Padalarang dan sekitarnya.

“Bukan hanya destinasi yang terdampak positif, tetapi juga masyarakat sekitar. Hotel, penginapan, hingga warung warga ikut merasakan manfaatnya,” tambah Fenny.

Terkait aspek konservasi, Pemkab Bandung Barat memastikan bahwa seluruh aktivitas syuting dilakukan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Tim produksi telah berkoordinasi dan mendapatkan izin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Prinsipnya, kegiatan ini tidak mengganggu kelestarian kawasan karst. Justru diharapkan membawa dampak positif bagi perlindungan dan pengenalan kawasan geowisata Karst Citatah secara global,” tegasnya.

Disparbud KBB berharap, kehadiran film Netflix ini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

Pada 2026, Kabupaten Bandung Barat menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 3,7 juta orang, dengan sebaran yang lebih merata hingga wilayah barat Bandung Barat.

“Dengan tayangan berskala internasional, promosi wisata ini bersifat gratis namun dampaknya sangat besar. Mudah-mudahan Karst Citatah semakin dikenal dunia dan menjadi magnet wisata baru,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Karst Citatah atau Taman Batu Pasir Pawon merupakan salah satu kawasan geowisata unggulan di Jawa Barat dengan formasi batu kapur unik menyerupai terumbu karang. Kawasan ini kini semakin viral seiring kabar keterlibatan dua bintang besar Korea Selatan dalam proyek film tersebut.

 

Jurnalis.   : An/Red

Editor.      : InfoNesia.me