BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat menyambut positif langkah cepat yang dilakukan KPU Kabupaten Bandung Barat bersama Kesbangpol dalam melaksanakan roadshow kepada partai politik menjelang tahapan Pemilu 2029.
Kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk kesiapan awal dalam memperkuat kualitas demokrasi, khususnya terkait pemutakhiran data partai politik dan data pemilih.
Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, Asep Miftah Sofyan, mengapresiasi langkah proaktif KPU Bandung Barat yang mulai melakukan antisipasi dan pembenahan sejak dini, meskipun pelaksanaan Pemilu 2029 masih cukup lama.

Menurutnya, pemutakhiran data partai politik melalui sistem informasi partai politik menjadi langkah strategis agar seluruh administrasi kepartaian dapat tersusun lebih akurat dan tertib sejak awal.
Selain itu, pembaruan data pemilih secara berkala juga dinilai sangat penting demi menghadirkan data pemilih yang valid sesuai kondisi riil di lapangan.

“Partai Golkar sangat mengapresiasi gerak cepat KPU Bandung Barat. Walaupun Pemilu 2029 masih cukup lama, tetapi langkah antisipasi sejak awal ini sangat baik, terutama terkait pemutakhiran data partai politik dan data pemilih agar nantinya lebih akurat dan sesuai kondisi eksisting masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” ujar Asep.
Dalam roadshow tersebut, turut dibahas kemungkinan adanya perubahan daerah pemilihan (dapil) yang disesuaikan dengan dinamika pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bandung Barat. Bahkan, terdapat sejumlah simulasi skema dapil yang dipaparkan KPU kepada partai politik.
Asep menegaskan, Golkar mendukung penuh apabila perubahan dapil tersebut bertujuan menciptakan kesetaraan nilai suara masyarakat dan menghadirkan keadilan politik bagi seluruh warga yang memiliki hak pilih.
“Kami sangat mendukung jika perubahan dapil itu bertujuan menjamin kesetaraan nilai suara masyarakat serta menciptakan keadilan secara merata dalam momentum Pemilu,” katanya.
Ia menjelaskan, skema yang disampaikan KPU cukup beragam, mulai dari kemungkinan tetap lima dapil dengan perubahan komposisi kecamatan dan desa, hingga opsi penambahan menjadi enam atau tujuh dapil.
Meski demikian, Partai Golkar mengaku siap menghadapi skema apa pun yang nantinya ditetapkan KPU Bandung Barat. Secara internal, Golkar juga akan melakukan kajian komprehensif terhadap berbagai kemungkinan perubahan dapil tersebut.
“Apapun keputusan nanti, baik ada penambahan dapil ataupun perubahan komposisi wilayah, Golkar siap mengikuti dan siap berkompetisi. Infrastruktur politik kami sudah siap, tinggal memperbarui database kader hingga tingkat bawah sesuai amanat undang-undang,” tegasnya.
Roadshow yang dilakukan KPU dan Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi politik yang sehat dengan seluruh partai politik, sekaligus memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2029 berjalan lebih matang, transparan, dan berkualitas.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






