INFONESIA.ME – BRI Finance menargetkan peningkatan pembiayaan multiguna sebesar 5,26% pada tahun 2025 dengan fokus pada transformasi bisnis berkelanjutan. Strategi utama meliputi penguatan captive marketplace dengan cara sinergi joint financing bersama BRI, optimalisasi foundation pelanggan, dan inovasi produk pembiayaan yang relevan. Transformasi virtual juga menjadi prioritas untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik dengan cara proses bisnis yang seamless.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menjelaskan bahwa pembiayaan multiguna menyumbang 45,05% dari overall penyaluran pembiayaan. Pembiayaan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti renovasi rumah, pembelian kendaraan, biaya pendidikan, sampai modal usaha. Strategi ini bertujuan meningkatkan efisiensi, memaksimalkan keuntungan, dan memastikan kepuasan konsumen.
Mengawali 2025, BRI Finance menawarkan promosi menarik, termasuk cicilan ringan mulai 0,7% consistent with bulan untuk kendaraan motor, bunga 2,75% p.a untuk cicilan mobil baru, dan program BRI Flash yang memungkinkan pencairan dana tunai sampai 90% dari nilai kendaraan dengan jaminan BPKB. Langkah ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas konsumen terhadap produk keuangan yang kompetitif.
Dengan strategi ini, BRI Finance sepertinya tidak hanya berupaya sampai goal bisnis namun juga membantu nasabah mewujudkan tujuan finansial mereka. Dengan cara pendekatan yang inovatif dan berorientasi pada pelanggan, BRI Finance optimis bisa meningkatkan profitabilitas sekaligus memperkuat dudukannya di pasar pembiayaan konsumer.
Sumber: VRITIMES
