KAB BANDUNG – InfoNesia.me// Pemkab Bandung kembali melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kompleks Pemkab Bandung, pada Rabu (10/06/2026).
Terdapat empat pejabat tinggi pratama atau pejabat eselon 2 yang terkena rotasi yakni masing-masing Tatang Kusnawan dari sebelumnya sebagai Kepala BKPSDM menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Posisi Tatang sebagai Kepala BKPSDM kemudian digantikan oleh Enjang Wahyudin yang sebelumnya menjadi Kepala Disperkimtan. Selanjutnya, Kepala Disperkimtan yang ditinggalkan Enjang digantikan oleh Wahyudin yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung.
Wahyudin sebenarnya bukan orang baru di Disperkimtan, karena sebelum menjabat Kepala BPBD, ia pernah menjabat Kadis Perkimtan cukup lama.
Selain tiga orang tersebut, yang menarik adalah jabatan Kepala Inspektorat yang kosong kini diisi oleh Erwan Kusumah, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapenda. Erwan menggantikan Kepala Inspektorat sebelumnya Dr Marlan Nirsyamsu yang memasuki masa purna tugas.
Bupati Bandung Dr HmM Dadang Supriatna mengatakan pelantikan hari ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi agar birokrasi Kabupaten Bandung terus adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman yang bergerak begitu cepat.

“Saya ucapkan selamat bekerja kepada para pejabat yang dilantik. Buktikan kemampuan saudara dengan menunjukkan integritas, profesionalisme, loyalitas, dedikasi, kerja sama, dan komitmen tinggi dalam mencapai prestasi kerja yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Bupati Dadang Supriatna, dalam sambutannya.
Bupati Bandung yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu menegaskan pihaknya berpegang pada tiga prinsip utama dalam menjalankan proses rotasi maupun promosi jabatan tersebut yakni kompetensi, integritas, dan administrasi.
Menurutnya, momentum pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat barisan, mempercepat langkah, dan memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu irama menuju visi “terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.”
“Ke depan tantangan akan semakin berat. Saya minta jalankan kepercayaan dengan penuh tanggung jawab. Karena jabatan adalah amanah. Tanggung jawabnya bukan hanya kepada masyarakat, tapi juga kepada Allah SWT,” tegas Bupati KDS.
Tak lupa, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengingatkan para pejabat maupun ASN untuk selalu mengimplementasikan nilai ASN berakhlak dalam setiap langkah kerja, berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Nilai-nilai tersebut harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan. Selain itu, saya minta segera lakukan konsolidasi tinggalkan zona nyaman, berani mengambil langkah perbaikan, berinovasi dan responsif terhadap perubahan,” tuturnya.(**)
Yans.







