BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Bandung Barat mulai memasuki tahapan penting dalam proses penjaringan calon ketua baru.

Pada Sabtu, 10 Mei 2026, proses pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Ketua KONI Bandung Barat berlangsung di Kantor KONI Bandung Barat dengan suasana penuh optimisme dan semangat pembaruan dunia olahraga.

‎Salah satu figur yang resmi mengembalikan formulir pendaftaran beserta dokumen administrasi adalah Tobias Ginanjar Sayidina. Kehadirannya menarik perhatian sejumlah insan olahraga dan pengurus cabang olahraga (cabor) yang turut memberikan dukungan terhadap pencalonannya.

‎Dalam keterangannya kepada awak media, Tobias menyampaikan rasa syukur karena seluruh berkas pencalonannya telah diterima oleh panitia penjaringan.

Ia mengatakan, tahapan berikutnya akan memasuki proses verifikasi sebelum penetapan resmi calon Ketua KONI Bandung Barat pada 12 hingga 13 Mei 2026 mendatang.

member

‎“Alhamdulillah hari ini formulir beserta administrasi sudah diterima oleh panitia. Selanjutnya tinggal menunggu proses penelitian berkas dari tim penjaringan. Insya Allah tanggal 12 dan 13 nanti akan ditetapkan dari bakal calon menjadi calon resmi,” ujar Tobias.

‎Tobias mengaku keputusannya maju sebagai calon Ketua KONI bukan semata persoalan jabatan, melainkan panggilan hati untuk ikut berkontribusi membangun dunia olahraga di Kabupaten Bandung Barat.

Sebagai warga asli Bandung Barat dan pecinta olahraga sejak kecil, ia ingin menghadirkan perubahan positif serta peningkatan prestasi bagi para atlet daerah.

‎“Saya memang dari kecil pecinta olahraga dan juga warga Bandung Barat. Jadi ini seperti panggilan untuk ikut memberikan kontribusi nyata di bidang olahraga demi kemajuan Bandung Barat,” ungkapnya.

‎Terkait persiapan pencalonan, Tobias menyebut seluruh proses terus berjalan dengan baik dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Menurutnya, doa keluarga serta dukungan insan olahraga menjadi modal penting untuk menghadapi proses pemilihan Ketua KONI Bandung Barat.

‎“Persiapan terus berjalan dan alhamdulillah dukungan terus bertambah. Yang paling penting diawali dengan niat baik, doa, serta restu keluarga. Mudah-mudahan semuanya diberikan kelancaran,” katanya.

‎Sorotan besar juga muncul ketika Tobias menanggapi capaian prestasi olahraga Bandung Barat di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dinilai mengalami penurunan.

Pada pelaksanaan sebelumnya, Kabupaten Bandung Barat berada di posisi delapan klasemen akhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius yang menurut Tobias harus segera dibenahi melalui kolaborasi dan pembinaan yang lebih maksimal.

‎Ia menegaskan, apabila dipercaya memimpin KONI Bandung Barat, dirinya akan membangun sinergi dengan seluruh cabang olahraga, stakeholder, pemerintah daerah, hingga para pelatih dan atlet agar prestasi olahraga Bandung Barat kembali meningkat.

 

‎“Kalau memang nanti saya ditakdirkan memimpin KONI Bandung Barat, tentu kita akan berkolaborasi dengan semua pihak, seluruh cabor dan stakeholder olahraga. Target kami jelas, prestasi Bandung Barat harus lebih baik dari sebelumnya,” tegas Tobias.

‎Sementara itu, dukungan terhadap Tobias terus menguat. Tim pemenangan Tobias, Asep Dedi Setiawan, menyebut hingga saat ini pihaknya telah mengantongi dukungan dari 45 cabang olahraga yang ada di Bandung Barat.

‎Menurutnya, jumlah tersebut menjadi modal besar dalam menghadapi proses pemilihan Ketua KONI Bandung Barat. Dari total sekitar 64 cabor yang terdaftar, sebagian di antaranya diketahui sudah tidak aktif atau masa keanggotaannya telah berakhir.

‎“Alhamdulillah sampai hari ini dukungan yang sudah masuk mencapai 45 cabor. Ini menjadi semangat besar bagi kami. Dari total yang terdaftar memang ada beberapa cabor yang masa aktifnya sudah habis, kurang lebih sekitar 12 cabor,” ujar Asep.

‎Ia juga menambahkan, seluruh dokumen dukungan dari forum cabang olahraga telah resmi diserahkan kepada tim penjaringan dan penyaringan calon Ketua KONI Bandung Barat. Kini pihaknya tinggal menunggu hasil verifikasi dan penetapan resmi dari panitia.

‎Menariknya, hingga batas akhir pengembalian formulir pendaftaran, Tobias disebut menjadi satu-satunya figur yang mengembalikan berkas pencalonan.

Jika hingga penutupan tidak ada kandidat lain yang mendaftar, maka peluang Tobias untuk terpilih secara aklamasi terbuka sangat besar.

‎“Kita masih menunggu sampai pukul 16.00 WIB. Kalau sampai batas waktu tidak ada lagi yang mengembalikan formulir, kemungkinan besar akan berjalan secara aklamasi,” pungkas Asep.

 

Jurnalis.   : An/Red

Editor.      : InfoNesia.me