Bandung Barat | INFONESIA.ME // Kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan melakukan deteksi dini kanker serviks maupun kanker payudara menjadi perhatian serius dalam kegiatan edukasi kesehatan wanita yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan para istri ASN, ASN perempuan, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), hingga unsur pemerhati kesehatan perempuan.
Acara bertajuk “Kenali Tubuhmu” itu menjadi ruang edukasi sekaligus ajakan bagi kaum wanita agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan tubuh sendiri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi wanita, pola hidup sehat, hingga langkah sederhana mendeteksi gejala awal kanker serviks dan kanker payudara.
Ketua DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Barat, Wanti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tahunan organisasi yang menggabungkan bidang pendidikan dengan sosial budaya.

Menurutnya, momentum Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting bahwa perempuan harus memiliki kesadaran terhadap kesehatan dirinya sendiri.

“Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para istri ASN maupun ASN wanita di lingkungan Sekretariat DPRD agar mengenali tubuhnya sendiri. Selama ini banyak perempuan yang masih mengabaikan kesehatan reproduksi, padahal deteksi dini sangat penting untuk mencegah risiko penyakit yang lebih besar,” ujarnya.
Ia menuturkan, pihaknya sebenarnya mengundang lebih banyak peserta, termasuk istri para kepala dinas dan anggota dewan. Namun karena keterbatasan waktu dan aktivitas masing-masing, tidak seluruh undangan dapat hadir dalam kegiatan tersebut.
Meski demikian, Wanti berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi menekan angka penderita kanker di kalangan perempuan, khususnya ibu-ibu ASN dan keluarga mereka.
“Harapan kami ke depan, tingkat penderita penyakit, terutama kanker pada perempuan, bisa diminimalisir melalui edukasi dan kesadaran sejak dini. Hal kecil yang dilakukan di Bandung Barat ini mudah-mudahan bisa memberikan dampak lebih luas secara nasional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Lufthi Bayani A.Md.Kep dari Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada langkah preventif atau pencegahan kanker melalui edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pencegahan dapat dilakukan dengan cara sederhana dan tidak selalu harus melalui pemeriksaan di rumah sakit. Salah satu metode yang terus disosialisasikan adalah SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah tanpa biaya.
“Kami memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara pencegahan dan deteksi dini kanker. SADARI sangat mudah dilakukan dan bisa menjadi langkah awal untuk mengetahui adanya gejala kanker payudara,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa beberapa gejala yang perlu diwaspadai pada kanker serviks antara lain keputihan tidak normal, nyeri saat berhubungan seksual, serta gangguan kesehatan lainnya. Sementara pada kanker payudara, gejala awal yang umum ditemukan berupa munculnya benjolan pada area payudara.
Selain edukasi, pihak yayasan juga bekerja sama dengan pemerintah dalam memberikan arahan pengobatan kepada masyarakat yang sudah terdeteksi mengalami penyakit kanker.
“Kami lebih fokus pada pencegahan dan edukasi. Namun apabila ada masyarakat yang sudah terdeteksi, kami akan membantu memberikan arahan mengenai langkah pengobatan dan penanganan selanjutnya,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta karena dinilai memberikan wawasan penting yang selama ini sering dianggap sepele. Edukasi kesehatan perempuan dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap pola hidup sehat, kebersihan diri (personal hygiene), serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Melalui kegiatan ini, DWP Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Barat berharap kaum perempuan tidak lagi takut atau malu membicarakan kesehatan reproduksi, melainkan menjadikannya sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas hidup dan masa depan keluarga.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






