Bandung Barat | INFONESIA.ME // Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026 menjadi momentum strategis dalam menentukan arah pembinaan olahraga daerah untuk empat tahun ke depan.
Kegiatan yang digelar di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Kamis (21/5/2026), tidak hanya menjadi ajang pemilihan Ketua KONI periode 2026–2030, tetapi juga menjadi wadah evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan langkah besar demi kemajuan olahraga prestasi di Kabupaten Bandung Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa Musorkab merupakan forum penting yang menentukan masa depan olahraga daerah.
Menurutnya, olahraga bukan sekadar kompetisi dan perolehan medali, melainkan sarana membangun karakter, disiplin, kesehatan masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kebanggaan daerah.
“Musorkab bukan hanya agenda rutin organisasi. Forum ini menjadi ruang demokrasi, ruang evaluasi, sekaligus tempat lahirnya gagasan-gagasan besar untuk kemajuan olahraga Kabupaten Bandung Barat,” ungkapnya.

Bupati berharap seluruh rangkaian Musorkab dapat berlangsung secara tertib, demokratis, bermartabat, dan penuh semangat persaudaraan.
Ia juga menekankan bahwa sosok yang terpilih menjadi Ketua KONI Kabupaten Bandung Barat harus mampu menjadi pemersatu seluruh cabang olahraga, memiliki integritas tinggi, serta berkomitmen penuh terhadap peningkatan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi atlet yang sangat besar. Berbagai prestasi telah berhasil diraih atlet-atlet daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Namun demikian, tantangan ke depan semakin kompleks dengan persaingan antar daerah yang semakin ketat dan tuntutan prestasi yang terus meningkat. Oleh karena itu, pembinaan olahraga harus dilakukan secara profesional, terstruktur, dan berkelanjutan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati menaruh harapan besar kepada kepengurusan KONI periode 2026–2030 agar mampu membangun tata kelola organisasi yang profesional dan transparan, meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berjenjang, memperkuat kapasitas pelatih dan wasit, serta memperluas sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bandung Barat pada berbagai ajang olahraga, termasuk tingkat Jawa Barat maupun nasional.
Bupati juga mengingatkan bahwa KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga tanpa sekat kepentingan pribadi maupun kelompok.
Semangat kebersamaan dan persatuan harus menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi olahraga daerah yang lebih baik di masa mendatang.
Menjelang berbagai agenda olahraga yang akan datang, seluruh cabang olahraga diminta untuk mempersiapkan atlet secara maksimal.
Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang konsisten, kerja keras, disiplin, serta kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak.
Musorkab KONI Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026 pun diharapkan menjadi titik awal kebangkitan olahraga daerah sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang visioner, kuat, dan berintegritas, sehingga mampu membawa olahraga Bandung Barat semakin maju, solid, dan berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






