Bandung Barat | INFONESIA.ME // Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan partai politik melalui kegiatan roadshow dan silaturahmi politik. Salah satu agenda tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi DPD PKS Kabupaten Bandung Barat di sekretariat partai, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPU dalam memastikan kesiapan seluruh partai politik menghadapi tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, KPU menyampaikan sosialisasi terkait pemutakhiran data partai politik, pembaruan kepengurusan, serta penggunaan sistem aplikasi terbaru yang akan menjadi instrumen penting dalam proses administrasi dan verifikasi partai politik.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Barat, Imam Budiman, menyampaikan bahwa kunjungan KPU merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas demokrasi sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara penyelenggara pemilu dan partai politik.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan KPU memiliki nilai penting karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan proses demokrasi di daerah.

Pemutakhiran data partai politik menjadi salah satu aspek yang harus dilakukan secara berkala agar seluruh tahapan pemilu dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga membahas pemutakhiran data partai politik yang rutin dilaksanakan KPU. Hal ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang berkualitas pada masa mendatang,” ujar Imam Budiman.

Ia menambahkan, PKS Kabupaten Bandung Barat siap menindaklanjuti seluruh arahan yang disampaikan KPU, termasuk melakukan pembaruan kepengurusan partai melalui sistem aplikasi terbaru yang telah disiapkan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh data kepengurusan partai tetap valid, akurat, dan sesuai dengan perkembangan organisasi.
Dalam diskusi tersebut, turut dibahas mengenai keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai politik. Sebagaimana diamanatkan oleh regulasi pemilu, partai politik diwajibkan memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan.
Imam Budiman menegaskan bahwa PKS berkomitmen menjalankan amanat tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan demokrasi dan politik daerah.
“Keterwakilan perempuan sebesar 30 persen merupakan amanat undang-undang yang harus dipenuhi. Kami akan terus mengkaji dan memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berperan aktif dalam kepengurusan maupun proses politik,” katanya.
Selain membahas administrasi partai, pertemuan juga menyinggung kemungkinan adanya perubahan daerah pemilihan (dapil) yang dapat terjadi menjelang tahapan pemilu berikutnya.
Menanggapi hal tersebut, PKS menyatakan kesiapan menghadapi berbagai skenario dan kebijakan yang akan ditetapkan KPU sesuai ketentuan yang berlaku.
Imam menegaskan bahwa proses verifikasi partai politik yang dijalani PKS sejauh ini telah berjalan baik dan seluruh persyaratan yang dibutuhkan telah dipenuhi.
“Apapun kebijakan dan perubahan yang nantinya diterapkan, termasuk terkait dapil maupun tahapan verifikasi, PKS Kabupaten Bandung Barat siap menghadapinya. Kami telah mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi secara maksimal,” tegasnya.
Lebih jauh, PKS Kabupaten Bandung Barat juga menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang. Target tersebut akan diwujudkan melalui penguatan struktur partai, konsolidasi kader hingga tingkat akar rumput, serta peningkatan pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat.
Roadshow yang dilakukan KPU Kabupaten Bandung Barat ini menjadi cerminan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam membangun demokrasi yang sehat, inklusif, dan berintegritas.
Dengan data yang akurat, kepengurusan yang tertata, serta partisipasi politik yang semakin luas, diharapkan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada mendatang dapat berlangsung lebih baik, demokratis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






