Kab.Bandung – InfoNesia.me// Memanfaatkan momentum musim kemarau, Pemerintah Kecamatan Banjaran menginisiasi aksi nyata penanggulangan banjir melalui program pwntahelix pengerukan sedimentasi sungai sepanjang 500 meter.

Kegiatan yang ditargetkan rampung dalam waktu tiga hari ini mengusung konsep kolaborasi pentahelix dengan melibatkan langsung warga masyarakat serta berbagai unsur dinas terkait.

​Camat Banjaran, Kasta Wiguna, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai komitmen dalam mengarahkan kebijakan-kebijakan prioritas penanganan banjir di wilayahnya.

Dengan memanfaatkan cuaca kering, pengangkatan material sedimentasi dapat berjalan secara maksimal dan lebih efektif. Pengerukan dilakukan dengan mengandalkan tenaga dari warga setempat melalui sistem kombinasi swadaya gotong royong dan insentif.

​”Karena ini tenaganya dari warga masyarakat, jadi sebagian berbentuk swadaya dalam bentuk tenaga, walaupun sebagian lagi tetap dikompensasikan dalam bentuk pembayaran (insentif) untuk masyarakat,” ujar Kasta Wiguna, pada Sabtu (18/07/2026)

Menurut camat kasta, langkah ini dinilai efektif dalam mewujudkan amanah Bupati Bandung bapak H Dadang Supriatna, terkait optimalisasi dan pemberdayaan sumber daya masyarakat di tingkat lokal.

member

​​Keberhasilan kegiatan ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor pemerintah dan institusi pendidikan,
​Dinas PUTR (Kabid Sarana & Prasarana serta UPTD yang Memberikan bantuan teknis pengarahan di lapangan serta mengerahkan armada pengangkutan sedimentasi.

Selain itu, ​petugas Damkar diterjunkan khusus untuk menyemprot dan membersihkan jalan raya guna memastikan sisa-sisa tanah yang tercecer tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Disampaikan Camat Kasta juga bahwa ​SMPN 1 Banjaran berperan penting sebagai lokasi pembuangan akhir material sedimentasi. Pihak sekolah menyambut baik kerja sama ini karena membutuhkan tanah urugan untuk persiapan pembangunan lokal baru. “​Program pengerukan ini terbukti menghadirkan dampak positif multidimensi yang saling menguntungkan (win-win solution) bagi semua pihak yang terlibat.

​”Baik sungainya insya Allah jadi tambah lancar, masyarakat juga mendapatkan penghasilan sebagai tenaga kerja, dan pihak SMP pun mendapat keuntungan terkait dengan urugan tanah. Jadi, amanah Pak Bupati terkait dengan optimalisasi sumber daya masyarakat itu bisa diwujudkan di Banjaran,” pungkas Kasta Wiguna.

Dalam kegiatan ini didukung langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Dapil 7, H. Dadang Hemayana yang terjun langsung dalam pelaksanaan bersama masyarakat Banjaran.

​Melalui aksi pentahelix ini, Kecamatan Banjaran tidak hanya fokus pada mitigasi bencana banjir jelang musim hujan, tetapi juga berhasil menggerakkan roda ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung percepatan pembangunan fasilitas pendidikan di wilayahnya.

 

Yans.