Kab. Bandung Barat| INFONESIA.ME// Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat menggelar serah terima jabatan (sertijab) yang dirangkaikan dengan acara pisah sambut Kepala Dinas serta Ketua Dharma Wanita Persatuan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung C, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, dalam suasana penuh kehangatan dan apresiasi atas pengabdian pejabat lama sekaligus harapan baru bagi kepemimpinan yang akan datang.

Dalam acara tersebut, jabatan Kepala Disdukcapil resmi diserahterimakan dari Dr. Drs. H. Hendra Trismayadi, M.Si kepada Drs. Yadi Azhar, M.Si. Sebelumnya, Yadi Azhar menjabat sebagai Inspektur di Inspektorat Kabupaten Bandung Barat dan kini dipercaya mengemban amanah baru untuk memimpin sektor pelayanan administrasi kependudukan.
Drs.Yadi Azhar Dalam Wawancaranya menyampaikan bahwa momentum sertijab ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat yang telah dilaksanakan oleh Bupati Bandung Barat pada awal pekan.
Ia menegaskan, secara resmi dirinya akan mulai menjalankan tugas sebagai Kepala Disdukcapil per 1 Mei 2026, baik secara de facto maupun de jure.

Yadi juga mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan inovasi yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya.

Menurutnya, capaian positif yang telah dibangun harus dijaga kesinambungannya, sembari terus menghadirkan terobosan baru demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Program yang sudah berjalan baik akan kita lanjutkan. Namun ke depan, kami juga akan berinovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, terutama dalam hal kemudahan akses, kecepatan, dan transparansi,” ujarnya.
Salah satu fokus utama kepemimpinan Yadi Azhar adalah mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Ia menilai, kondisi geografis Kabupaten Bandung Barat yang cukup luas seringkali menjadi kendala bagi warga dalam mengakses layanan di tingkat kabupaten.
Sebagai solusi, Disdukcapil KBB berencana melakukan distribusi layanan secara bertahap hingga ke tingkat kecamatan.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh hanya untuk mengurus dokumen kependudukan seperti akta kelahiran, kartu keluarga, maupun dokumen lainnya.
“Ke depan, pelayanan akan kita dorong bisa dilakukan di kecamatan. Ini untuk memangkas waktu, biaya transportasi, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Prinsipnya, pelayanan publik harus cepat, mudah, dan transparan,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan tetap bebas biaya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan akan difokuskan pada efisiensi waktu dan kejelasan proses.
Sementara itu, kegiatan pisah sambut turut menjadi momen penghormatan atas dedikasi Dr. Hendra Trismayadi selama menjabat. Kepemimpinannya dinilai telah membawa sejumlah kemajuan dalam tata kelola administrasi kependudukan di Kabupaten Bandung Barat.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan Disdukcapil KBB semakin adaptif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan layanan publik yang lebih inklusif, merata, dan berorientasi pada kepuasan warga.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






