KAB.BANDUNG – InfoNesia.me//  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Cangkuang Wetan menggelar lomba kreasi daur ulang sampah organik dan anorganik tingkat desa. Kegiatan ini diikuti oleh kader dari 14 Posyandu yang tersebar di wilayah Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada senin 28/09/2026.

​Ketua TP PKK sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Desa Cangkuang Wetan, Tini Sriwahyuni, S,Pd, menyampaikan bahwa lomba ini diselenggarakan sebagai bentuk tindak lanjut dari program pelatihan dan edukasi pengolahan sampah yang telah berjalan selama satu tahun di wilayahnya.

” Melalui ajang ini, masyarakat dibuktikan keberhasilannya dalam memilah dan mengolah sampah menjadi barang-barang kreasi yang bernilai,” ujarnya Tini.

​Berbagai produk olahan sampah unik dan kreatif ditampilkan oleh para kader. Hasil karya dari tiap posyandu tersebut rencananya akan dipajang di galeri bank sampah desa sebagai bentuk apresiasi dan rekam jejak pengolahan sampah di Desa Cangkuang Wetan.

​ Tini selaku TP- PKK, berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

” Selain membantu menyelesaikan permasalahan sampah langsung dari sumbernya di tiap wilayah, pengolahan sampah yang kreatif ini dinilai memiliki potensi nilai ekonomis yang dapat menjadi peluang usaha serta menambah penghasilan bagi para kader,” tambahnya.

member

Kesadaran akan pentingnya pengolahan dan pemilahan sampah kini terus didorong hingga ke tingkat wilayah. Melalui wadah Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Cangkuang Wetan, inovasi pemanfaatan sampah menjadi kreasi bernilai guna diperkenalkan kepada masyarakat.

Diakhir keteranganya, Tini mengatakan bahwa ​langkah ini dilakukan guna memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari skala rumah tangga. Dengan menampilkan berbagai hasil karya dari bahan daur ulang, kader Posyandu membuktikan bahwa limbah domestik tidak selalu berakhir menjadi masalah, melainkan memiliki potensi dan manfaat jika dikelola dengan kreatif.

​”Melalui kegiatan lomba kreasi daur ulang sampah yang berlangsung di Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot ini, diharapkan tumbuh budaya baru di tengah warga masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” tukasnya.

Pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi kunci utama dalam mengurangi beban penumpukan sampah sekaligus menciptakan nilai tambah bagi lingkungan sekitar.

 

 

Yans.