Bandung Barat | INFONESIA.ME // Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat resmi melaksanakan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya melahirkan generasi muda unggul yang berkarakter Pancasila, disiplin, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Seleksi Capaska tahun ini berlangsung dengan sistem yang lebih modern dan transparan. Seluruh proses pendaftaran hingga tahapan penilaian dilakukan secara berbasis online, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Bidang Kesatuan Bangsa pada Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat, Jaja menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan mengikuti sistem dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan seleksi tahun ini berjalan dengan baik. Pendaftaran dilakukan secara online dan transparan. Seluruh tahapan seleksi juga berbasis sistem sehingga panitia hanya melaksanakan sesuai aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

member

Ia menjelaskan, para peserta yang mengikuti seleksi berasal dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bandung Barat. Dari total 333 peserta yang mendaftar, seluruhnya terlebih dahulu mengikuti seleksi administrasi sebelum masuk ke tahapan berikutnya.

Tahapan seleksi yang dilaksanakan meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara kepribadian.

Semua proses tersebut dilakukan untuk memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik, baik dari sisi akademik, mental, fisik, maupun karakter kebangsaan.

Menurut Jaja, sistem seleksi berbasis online menjadi langkah penting untuk menciptakan keterbukaan dan menghindari anggapan adanya titipan atau dominasi wilayah tertentu dalam proses penentuan peserta terpilih.

“Sekarang semuanya transparan berbasis sistem. Jadi tidak ada lagi istilah satu kecamatan harus sekian orang. Semua murni berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi peserta,” katanya.

Tahapan lanjutan pelatihan dan pembinaan nantinya akan dilaksanakan di lingkungan Siswa Angkatan Udara (Siswa AU) di kawasan Lembang. Para peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan.

Dari keseluruhan proses seleksi tersebut, nantinya akan dipilih sebanyak 40 peserta terbaik. Sebanyak 38 orang akan bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kabupaten Bandung Barat, sementara dua orang lainnya terdiri dari satu putra dan satu putri dipersiapkan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Jawa Barat hingga berpeluang melangkah ke tingkat nasional.

Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat berharap seleksi Capaska 2026 mampu melahirkan generasi muda terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan intelektual, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila serta cinta tanah air.

“Semoga tahun ini Kabupaten Bandung Barat kembali mampu melahirkan putra-putri terbaik yang dapat membawa nama daerah hingga tingkat nasional. Ini merupakan kebanggaan bagi daerah sekaligus bukti bahwa generasi muda Bandung Barat memiliki potensi luar biasa,” pungkasnya.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me