BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat resmi melaksanakan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam membentuk generasi muda yang unggul, disiplin, berkarakter Pancasila, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat.

Seleksi Capaska bukan sekadar agenda tahunan seremonial menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan proses pembinaan generasi muda untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa patriotisme sejak dini.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung Barat, Weda Wardiman menegaskan bahwa anggota Paskibraka memiliki peran yang sangat penting sebagai simbol kehormatan daerah dan bangsa.


Para peserta yang nantinya terpilih bukan hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga harus mempunyai mental kuat, kecerdasan, wawasan kebangsaan, serta karakter yang mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Pada tahun 2026 ini, antusiasme pelajar di Kabupaten Bandung Barat untuk mengikuti seleksi Capaska mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Berdasarkan data pendaftaran, tercatat sebanyak 333 peserta mengikuti proses seleksi, terdiri dari 180 peserta putra dan 153 peserta putri.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 289 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, sementara 44 peserta lainnya belum memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan.
Tingginya animo peserta menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan kecintaan generasi muda terhadap Sang Merah Putih masih tumbuh kuat di kalangan pelajar Kabupaten Bandung Barat. Hal ini sekaligus menjadi sinyal positif bahwa pembinaan karakter kebangsaan di lingkungan pendidikan terus berjalan dengan baik.

Pelaksanaan seleksi dilakukan secara bertahap dan profesional. Tahapan dimulai dari pendaftaran online yang dilaksanakan sejak 15 hingga 30 April 2026, dilanjutkan dengan seleksi administrasi pada 7 sampai 8 Mei 2026.
Selanjutnya, peserta mengikuti rangkaian tes pada Senin, 11 Mei 2026, yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), seleksi kesehatan, serta wawancara kepribadian.
Dalam tahapan tersebut, peserta diuji tidak hanya dari sisi intelektual dan kesehatan fisik, tetapi juga pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, semangat Bhineka Tunggal Ika, hingga kemampuan komunikasi dan kesiapan mental sebagai calon anggota Paskibraka.
Kemudian pada 12 Mei 2026, seleksi dilanjutkan dengan tahapan teknis dan fisik seperti seleksi parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta tes kesemaptaan. Seluruh proses ini bertujuan untuk menilai kedisiplinan, ketahanan fisik, kekompakan, postur tubuh, hingga kesiapan peserta dalam menjalani pembinaan lanjutan.
Sementara itu, tahapan akhir atau pantohir dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026 sebagai proses penentuan akhir peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bandung Barat sebagai anggota Paskibraka Tahun 2026.
Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat berharap seluruh rangkaian seleksi berjalan objektif, transparan, adil, dan profesional. Selain melahirkan calon Paskibraka terbaik, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda agar memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin tinggi, kerja keras, semangat gotong royong, serta cinta tanah air.
Dalam pesannya kepada seluruh peserta, pihak panitia mengajak para pelajar untuk mengikuti seluruh proses seleksi dengan penuh semangat, percaya diri, jujur, dan bertanggung jawab. Sebab, menjadi bagian dari seleksi Capaska sudah merupakan sebuah kebanggaan dan kesempatan berharga untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, serta siap menjadi penerus bangsa yang membawa nama baik daerah dan Indonesia di masa depan.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






