Kab.Bandung – InfoNesia.me// Penjabat Kepala Desa Mekarwangi, Dadang Kurniawan SE, mendampingi langsung Camat Pangalengan beserta jajaran unsur forkopimcam dan tokoh masyarakat dalam penyelenggaraan upacara adat Hajat Solokan, sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen bersama melestarikan warisan budaya leluhur yang telah dijunjung tinggi secara turun-temurun, pada Senin (11/05/2026). Kegiatan sakral ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan di kawasan yang menjadi lokasi adat di wilayah kerja Desa Mekarwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Tradisi Hajat Solokan merupakan salah satu warisan budaya asli masyarakat Sunda, khususnya yang telah mengakar kuat di Pangalengan dan sekitarnya. Upacara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta, penghormatan kepada roh leluhur, sekaligus doa bersama agar senantiasa diberikan perlindungan, kelancaran rezeki, keselamatan, serta terhindar dari berbagai musibah dan bencana alam. Selain nilai sakralnya, tradisi ini juga menjadi perekat utama persatuan dan kebersamaan antarwarga dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, PJ Kepala Desa Mekarwangi Dadang Kurniawan SE tampak mendampingi Camat Pangalengan dari awal hingga akhir rangkaian kegiatan. Ia juga menyampaikan bahwa keikutsertaannya hadir bukan sekadar kewajiban jabatan, melainkan kesadaran mendalam bahwa menjaga adat dan budaya adalah tanggung jawab seluruh elemen pemimpin dan masyarakat, demi tidak terputusnya jati diri bangsa dan identitas daerah.

“Saya sangat bangga dan merasa terhormat dapat mendampingi Bapak Camat beserta seluruh tokoh dan warga dalam pelaksanaan Hajat Solokan ini. Ini bukan sekadar seremonial biasa, melainkan warisan berharga yang ditinggalkan oleh leluhur kita, yang mengandung nilai luhur, kearifan lokal, dan pelajaran hidup yang sangat berharga. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah menjaga, melestarikan, dan mewariskannya kepada anak cucu kita nanti agar tidak punah ditelan zaman,” ujar Dadang Kurniawan.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa Mekarwangi akan terus mendukung sepenuhnya setiap kegiatan yang bernilai budaya dan keagamaan. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari kemajuan pembangunan fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus diimbangi dengan kestabilan budaya dan keimanan yang kuat.

“Adat adalah cermin kepribadian kita. Jika adat terpelihara dengan baik, maka tatanan kehidupan bermasyarakat pun akan berjalan harmonis, damai, dan saling menghormati. Melalui kegiatan seperti ini, kita diajak untuk kembali merenung, bersyukur, dan mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin selama ini,” tambahnya.

member

Rangkaian kegiatan Hajat Solokan berjalan dengan lancar, dimulai dari persiapan, pembacaan doa bersama, penyajian sesaji sesuai ketentuan adat, hingga makan bersama secara gotong royong. Suasana terasa sangat akrab, damai, dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat kekeluargaan yang telah menjadi ciri khas masyarakat Pangalengan sejak berabad-abad silam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran seluruh elemen masyarakat semakin meningkat, sehingga warisan budaya leluhur ini tetap lestari, dijaga kemurniannya, dan terus menjadi kekuatan sosial yang memperkokoh persatuan serta kemajuan Kecamatan Pangalengan pada umumnya dan Desa Mekarwangi pada khususnya.

 

 

Yans.